Mesin pencari dunia maya, Google secara resmi telah mengumumkan akan merambah ke layanan nirkabel. Google‘s head of Android Sundar Pichai mengatakan, dalam waktu dekat Google akan mengumumkan kemitraan dengan operator nirkabel dan perusahaan lainnya.
load
Dua perusahaan yang disebut akan digandeng Google yakni T-Mobile dan Sprint. Pichai mengatakan, tujuan Google merambah ke layanan Nirkabel yakni untuk menampilkan inovasi mobile terbaru yang belum ada di pasaran.
Contohnya, Teknologi yang secara otomatis dapat menghubungkan kembali panggilan telepon yang terlewatkan. “Saya pikir kami berada di tahap di mana kita perlu memikiran Hardware, Software, dan Konektivitas secara bersama-sama,” ujar Pichai dilansir Washington Post, Selasa (3/3). Pichai mengatakan, dengan menambahkan layanan nirkabel, Google akan memberikan pengalaman seluler yang saling terpadu. Google telah menjual kombinasi dari hardware dan software dengan lini ponsel Nexus.
Layanan nirkabel Google akan dikombinasikan dengan handset Google, sistem operasi Android, toko aplikasi Google, dan pemetaan Google sendiri.

Eric Schmidt (Chairman, Alphabet) mengatakan Google akan menghadirkan layanan internet supercepat melalui jaringan nirkabel atau wireless ke rumah-rumah dan tidak ingin lagi menggunakan jaringan fiber optic untuk penyebaran teknologi internetnya. Selain itu, Google melihat kualitas teknologi 4G saat ini kurang memuaskan dan Google ingin membuat teknologi baru di luar GSM yang menawarkan koneksi internet super cepat.“Kami sadar dunia membutuhkan jarangan internet yang kencang. Tentunya, jaringan internet yang kencang akan menambah keuntungan kami,” katanya dalam sebuah pertemuan pemegang saham Alphabet, Inc. (perusahaan induk Google) seperti dikutip Digital Trends Sebelumnya, Google sudah menyediakan layanan internet cepat melalui Google Fiber.

optic-fiber

Layanan itu sukses mengantarkan koneksi Internet hingga 1 Gbps ke rumah-rumah di beberapa kota di Amerika. Pelanggan menyebut layanan internet itu dengan istilah Gigabit Performance Setelah itu, Google melihat layanan fiber optic kurang tepat dan efisien untuk kota-kota dengan populasi rendah, lebih cocok untuk kota padat seperti New York.

Pasalnya, penyediaan jaringan dan perangkat fiber optic akan memakan biaya yang besar untuk kota dengan populasi yang sedikit karena jumlah pendapatan dari pelanggan tidak akan bisa menutupi jumlah investasi dan biaya operasional atau perawatan setiap bulannya.

Karena itu, Alphabet menciptakan teknologi terbaru yaitu Fixed Wireless Connection yang menghubungkan titik satu ke titik lainnya dengan jembatan laser atau memanfaatkan frekuensi radio. Masing-masing titik dihubungkan secara wireless antara satu antena dengan antena lainnya. Hal itu jauh lebih cepat dan hemat daripada menggunakan tembaga atau kabel fiber optic yang membutuhkan banyak modal investasi.

“Teknologi wireless ini bisa menghadirkan sensasi Gigabit Performance seperti menggunakan fiber optic. Kita bisa mengunduh data sebesar 1 GB hanya dalam hitungan satu detik,” ujarnya.

Sayangnya, Schmidt belum mengatakan kapan layanan tersebut akan tersedia di pasar.

 

2 COMMENTS